Bixa: Difference between revisions
Lia de Ornay (talk | contribs) No edit summary |
Lia de Ornay (talk | contribs) No edit summary |
||
| (One intermediate revision by the same user not shown) | |||
| Line 3: | Line 3: | ||
Tanaman ini memiliki biji berwarna merah yang biasa digunakan sebagai pewarna makanan atau tekstil alami (''annatto'') dan dikenal sebagai ''"lipstik tree"''. Buahnya sekilas mirip dengan buah rambutan.<ref>Sumartini/TM dalam kegiatan TM Share Podcast di wilayah Kulonprogo</ref> | Tanaman ini memiliki biji berwarna merah yang biasa digunakan sebagai pewarna makanan atau tekstil alami (''annatto'') dan dikenal sebagai ''"lipstik tree"''. Buahnya sekilas mirip dengan buah rambutan.<ref>Sumartini/TM dalam kegiatan TM Share Podcast di wilayah Kulonprogo</ref> | ||
Secara natural, tanaman Bixa menghasilkan spektrum berwarna: kuning keemasan, oranye terang, coral/peach, dan terracotta muda. | |||
Pigmen utamanya (bixin dan norbixin) memang berbasis oranye–merah hangat, bukan merah tua kebiruan. | |||
{{Penulis}} | {{Penulis}} | ||
Latest revision as of 03:31, 2 March 2026
Bixa adalah tanaman yang dikenal dengan nama Kesumba keling/Bixa Orellana ini termasuk dalam keluarga Bixaceae yang berasal dari Amerika tropis.
Tanaman ini memiliki biji berwarna merah yang biasa digunakan sebagai pewarna makanan atau tekstil alami (annatto) dan dikenal sebagai "lipstik tree". Buahnya sekilas mirip dengan buah rambutan.[1]
Secara natural, tanaman Bixa menghasilkan spektrum berwarna: kuning keemasan, oranye terang, coral/peach, dan terracotta muda.
Pigmen utamanya (bixin dan norbixin) memang berbasis oranye–merah hangat, bukan merah tua kebiruan.
Penulis Artikel
Sumber:
- ↑ Sumartini/TM dalam kegiatan TM Share Podcast di wilayah Kulonprogo
