Sambal Darah
Sambal darah, yang juga dikenal dengan sebutan sambal getah, merupakan salah satu sambal ekstrem khas Batak yang lahir dari tradisi memanfaatkan seluruh bagian bahan pangan. Sambal ini menggunakan darah ayam segar sebagai bahan utamanya, mencerminkan cara pandang masyarakat Batak terhadap makanan sebagai sesuatu yang tidak boleh terbuang percuma.
Dalam pengolahannya, darah ayam dicampur dengan tomat, cabai, dan bawang merah, lalu diberi perasan jeruk nipis untuk menyeimbangkan aroma dan rasa. Campuran ini kemudian ditambahkan telur dan dipanaskan sebentar hingga teksturnya mengental. Proses pemasakan yang singkat menjaga karakter rasa tetap kuat dan khas. [1]
Sambal darah memiliki cita rasa gurih yang dalam, dengan aroma yang mengingatkan pada olahan hati atau liver. Rasanya tegas, berani, dan tidak umum, menjadikannya pengalaman kuliner yang berbeda bagi banyak orang. Selain itu, sambal ini juga dikenal memiliki kandungan zat besi yang tinggi, sehingga tidak hanya kaya rasa, tetapi juga bernilai gizi.
Penulis Artikel
Sumber:
- ↑ Mei Batubara dalam acara Kenduri Budaya
