Tempe

From Akal Lokal
Revision as of 03:43, 24 February 2026 by Bobamilk (talk | contribs) (Created page with "'''''Tempe''''', merupakan pangan yang familiar di wilayah Indonesia. Tempe sendiri memiliki sejarah panjang dalam budaya pangan di Indonesia. Hal ini dibuktikan dalam serat centhini yang telah menuliskan bahwa Tempe hidup di dapur masyarakat sejak sekitar 1940an. thumb|Tempe, Foto: Sumartini Serat Centhini mencatatnya bukan sebagai makanan mewah, tapi sebagai laku hidup. Tempe mengajarkan ''prasaja'': hidup tidak berlebihan, tidak kekurangan. Bukan...")
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Tempe, merupakan pangan yang familiar di wilayah Indonesia. Tempe sendiri memiliki sejarah panjang dalam budaya pangan di Indonesia. Hal ini dibuktikan dalam serat centhini yang telah menuliskan bahwa Tempe hidup di dapur masyarakat sejak sekitar 1940an.

Tempe, Foto: Sumartini


Serat Centhini mencatatnya bukan sebagai makanan mewah, tapi sebagai laku hidup. Tempe mengajarkan prasaja: hidup tidak berlebihan, tidak kekurangan. Bukan soal miskin, tapi tahu kapan cukup. Ia menuntut laku dadi. Tidak ada tempe tanpa waktu. Direndam. Direbus. Ditunggu. Seperti manusia— yang matang bukan karena cepat, tapi karena sabar. Wong urip kuwi kudu dadi, ora mung ana (orang hidup harus menjadi sesuatu, bukan hanya ada). Dalam fermentasi, ada manunggal. tidak ada yang paling berkuasa. Jamur dan kacang saling bekerja. Andhap asor. Selaras.